Kono Chem Co., Ltd. adalah salah satu produsen dan pemasok salisin 138-52-3 terbaik di Cina. Kami dengan hangat menyambut Anda untuk grosir salisin 138-52-3 massal untuk dijual di sini dari pabrik kami. Semua produk kimia dengan kualitas tinggi dan harga yang kompetitif.
1. Pendahuluan
Salisin adalah glikosida alami yang terutama terdapat pada kulit pohon willow, kulit kayu poplar, dan beberapa spesies tanaman lainnya. Ia bertindak sebagai prekursor biologis asam salisilat, komponen aktif inti aspirin. Secara biologis, salisin memberikan efek anti-inflamasi, analgesik, dan antipiretik. Setelah tertelan, zat ini mengalami konversi metabolisme dalam tubuh menjadi asam salisilat, yang menghambat produksi prostaglandin-yang secara efektif mengurangi rasa sakit, mengurangi peradangan, dan menurunkan demam. Penggunaannya dalam pengobatan sudah ada sejak zaman kuno: peradaban seperti Yunani dan Cina menggunakan ekstrak kulit pohon willow yang mengandung salisin untuk mengobati nyeri dan demam. Saat ini, obat ini umumnya diformulasikan menjadi suplemen-yang dijual bebas untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang (misalnya sakit kepala, ketidaknyamanan sendi) dan kondisi peradangan.

2. Fungsi
Aktivitas Anti-peradangan: Menghambat sintesis prostaglandin dengan menargetkan enzim siklooksigenase (COX), mengurangi produksi mediator inflamasi. Ini menekan peradangan jaringan, pembengkakan, dan kemerahan, sehingga efektif untuk meringankan kondisi peradangan seperti arthritis dan kekakuan sendi.
Efek Analgesik: Memblokir jalur sinyal nyeri di sistem saraf pusat dan perifer. Dengan menghambat transmisi nyeri yang dimediasi oleh prostaglandin, obat ini meredakan nyeri ringan hingga sedang, termasuk sakit kepala, nyeri otot, kram menstruasi, dan nyeri sendi.
Tindakan Antipiretik: Mengatur pusat kendali suhu hipotalamus. Asam salisilat menurunkan peningkatan suhu tubuh dengan menghambat sintesis prostaglandin di hipotalamus, sehingga secara efektif mengurangi demam yang berhubungan dengan infeksi atau respons peradangan.
Potensi Antioksidan: Menunjukkan sifat antioksidan ringan, membersihkan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif dalam sel. Hal ini dapat berkontribusi untuk melindungi jaringan dari kerusakan oksidatif dan mendukung kesehatan sel secara keseluruhan.
Kecenderungan Kardioprotektif: Penelitian yang baru muncul menunjukkan potensi manfaat kardiovaskular, seperti meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi agregasi trombosit (pada dosis yang sesuai), meskipun studi klinis lebih lanjut diperlukan untuk memastikan efek ini.


3. Aplikasi
Suplemen Farmasi & Diet:
Diformulasikan menjadi suplemen pereda nyeri-yang dijual bebas-yang dijual bebas (OTC), pengobatan herbal, dan nutraceutical untuk mengatasi radang sendi, nyeri punggung, sakit kepala, dan-nyeri otot pasca{2}}latihan.
Digunakan sebagai alternatif alami pengganti analgesik sintetik (misalnya aspirin) bagi individu yang mencari pengobatan nabati, dengan risiko iritasi saluran cerna yang lebih rendah bila digunakan sesuai petunjuk.
Kosmetik & Perawatan Kulit:
Digabungkan ke dalam produk anti-jerawat (serum, toner, masker) karena efek pengelupasan kulit dan anti-inflamasinya yang ringan, membantu membuka pori-pori yang tersumbat, mengurangi kemerahan, dan mengatur produksi sebum.
Ditambahkan ke formulasi-penuaan untuk meningkatkan pergantian sel kulit, memperbaiki tekstur, dan mengurangi munculnya garis-garis halus dengan merangsang sintesis kolagen secara tidak langsung.
Obat Tradisional & Herbal:
Terus digunakan dalam sediaan herbal tradisional (misalnya, teh kulit pohon willow, tincture) untuk mengurangi demam, manajemen nyeri, dan gangguan inflamasi, sambil mempertahankan peran pengobatan historisnya.
Perawatan Hewan:
Digunakan dalam produk kesehatan hewan (misalnya, suplemen untuk kuda, anjing) untuk meringankan nyeri sendi, mengurangi peradangan akibat cedera atau kondisi-yang berkaitan dengan usia, dan mendukung mobilitas.
Penelitian & Pengembangan:
Berfungsi sebagai pendahulu dalam sintesis turunan asam salisilat dan obat-obatan baru, berkontribusi terhadap pengembangan obat anti-inflamasi, analgesik, dan antipiretik yang lebih baik.


4. Standar Mutu
| Barang | Spesifikasi |
|---|---|
| Penampilan | Bubuk kristal putih hingga-putih atau kristal halus |
| Kemurnian (Dasar Kering) | Lebih besar atau sama dengan 98% (ditentukan oleh HPLC, indikator utama kualitas salisin) |
| Kadar Air | Kurang dari atau sama dengan 5% |
| Kandungan Abu | Kurang dari atau sama dengan 0,5% (dari sisa pengotor anorganik) |
| Logam Berat (Pb) | Kurang dari atau sama dengan 5 ppm |
| Jumlah Bakteri Total | Kurang dari atau sama dengan 10³ CFU/g |
| Kelarutan (dalam Air, 25 derajat) | Mudah larut (sifat utama untuk memastikan sifat fisikokimia salisin) |
| pH (larutan 1%, 25 derajat) | 5.0 - 7.0 |
5. Metode Analisis
Kromatografi Cair Kinerja Tinggi-(HPLC)Metode yang banyak digunakan karena sensitivitas dan spesifisitasnya yang tinggi. Biasanya menggunakan kolom C18 fase terbalik dengan fase gerak yang terdiri dari air dan pelarut organik (misalnya metanol atau asetonitril) dalam rasio yang bervariasi, seringkali dengan sedikit pengasaman (misalnya asam format) untuk meningkatkan pemisahan puncak. Deteksi biasanya dilakukan melalui spektroskopi ultraviolet (UV) pada panjang gelombang sekitar 200–230 nm, atau spektrometri massa (MS) untuk meningkatkan selektivitas dalam matriks kompleks (misalnya, ekstrak tumbuhan, cairan biologis).
Kromatografi Lapis-tipis (TLC)Teknik kualitatif dan semi{0}}kuantitatif yang sederhana, cepat. Pelat silika gel digunakan dengan fase gerak seperti campuran etil asetat:metanol:air. Visualisasi dicapai di bawah sinar UV (254 nm) atau dengan menyemprotkan reagen seperti besi klorida (untuk membentuk kompleks berwarna dengan fenolat) atau anisaldehida-asam sulfat (untuk hangus setelah pemanasan).
Kromatografi Gas (GC) dengan Spektrometri Massa (GC-MS)Berguna untuk turunan salisin yang mudah menguap. Karena salisin bersifat polar dan non-volatil, ia memerlukan derivatisasi (misalnya, dengan reagen trimetilsilil) untuk meningkatkan volatilitas. Pemisahan dilakukan pada kolom kapiler (misalnya DB-5), diikuti dengan deteksi MS untuk konfirmasi struktural dan kuantifikasi.
Metode SpektrofotometriUji kolorimetri berdasarkan reaksi dengan reagen tertentu. Misalnya, salisin dapat bereaksi dengan reagen Folin-Ciocalteu (gugus fenolik pereduksi) membentuk kompleks biru, yang dapat diukur pada 765 nm. Sebagai alternatif, metode enzimatik menggunakan -glukosidase (yang menghidrolisis salisin menjadi salisil alkohol) ditambah dengan deteksi spektrofotometri produk yang dilepaskan dapat digunakan.
Elektroforesis Kapiler (CE)Memanfaatkan medan listrik untuk memisahkan senyawa bermuatan atau terionisasi. Buffer (misalnya fosfat atau borat) pada nilai pH tertentu (biasanya 7–9) memfasilitasi pemisahan salisin berdasarkan mobilitas elektroforesisnya. Deteksi sering kali melalui penyerapan UV atau fluoresensi yang diinduksi laser (setelah derivatisasi).

6. Kromatogram Referensi Zat Salisin

7. Bagan Alir
Bahan Awal (Kulit Pohon Willow) → Ekstraksi → Pemurnian → Kristalisasi → Kontrol Kualitas → Produk Akhir (Bubuk Salicin Murni)
8.Stabilitas dan Keamanan
Stabilitas:
Stabil dalam kondisi yang tepat (suhu kamar). Lembar Data Stabilitas tersedia berdasarkan permintaan Anda.
Keamanan:
Menurut penelitian, aman untuk dikonsumsi.
9.Komentar Pelanggan
Kami memiliki toko di Alibaba, Chemicalbook, dan LookChem, melalui produk berkualitas tinggi dan layanan tanpa pamrih, kami telah mendapatkan banyak komentar positif.

10. Sertifikat Kami
Selama bertahun-tahun, kami telah berkomitmen terhadap optimalisasi pembuatan produk dan pembentukan sistem mutu. Kami telah menyiapkan sistem manajemen mutu dan memperoleh sertifikatnya.

11.Klien Kami
Kami telah menjalin hubungan bisnis dengan Abbott, Unilever, Shiseido, KANS dan SIMM, dll.

12.Pameran
Kami sering menghadiri pameran internasional, antara lain CPhI, FIC, API, Vitafoods, SupplesideWest.

Tag populer: salisin 138-52-3, Cina salisin 138-52-3 produsen, pemasok, pabrik















