1. Perkenalan
Chrysophanol merupakan senyawa alami yang ditemukan di berbagai tumbuhan, termasuk rhubarb, buckthorn, dan jamur tertentu. Itu milik keluarga turunan antrakuinon dan menampilkan berbagai aktivitas biologis, termasuk efek antijamur, antimikroba, antikanker, antioksidan, dan anti-inflamasi. Chrysophanol juga digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk infeksi kulit, rematik, sembelit, dan diare. Artikel ini menjelaskan sumber, metode produksi, aplikasi, dan fungsi chrysophanol.
Sumber Krisofanol
Chrysophanol secara alami disintesis oleh tanaman dan jamur melalui jalur shikimate dan asetat-malonat. Senyawa ini ditemukan terutama pada akar dan batang rhubarb dan buckthorn serta pada berbagai spesies jamur, termasuk Aspergillus, Penicillium, dan Trichoderma. Rhubarb dan buckthorn telah banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk mengobati sembelit, diare, dan gangguan pencernaan lainnya. Akar buckthorn juga digunakan untuk meredakan rematik dan infeksi kulit. Jamur yang mengandung chrysophanol dikenal dengan aktivitas antimikroba, antikanker, dan antioksidan.
2 Fungsi
Aktivitas biologis chrysophanol disebabkan oleh struktur dan sifat-sifatnya. Chrysophanol mengandung bagian antrasena tersubstitusi, yang bertanggung jawab atas aktivitas antikanker dan antimikroba. Senyawa tersebut telah terbukti menginduksi penghentian siklus sel dan apoptosis di berbagai lini sel kanker, seperti sel kanker prostat, payudara, dan paru-paru. Chrysophanol juga menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap berbagai strain bakteri dan jamur, termasuk Staphylococcus aureus, Candida albicans, dan Aspergillus flavus. Aktivitas antioksidan Chrysophanol dikaitkan dengan kemampuannya menangkap radikal bebas dan menghambat peroksidasi lipid, yang dapat menyebabkan kerusakan DNA dan kematian sel. Aktivitas anti-inflamasi Chrysophanol disebabkan oleh kemampuannya menghambat produksi sitokin pro-inflamasi seperti tumor necrosis factor-alpha (TNF-) dan interleukin-1 beta (IL-1 ) pada berbagai jenis sel. , termasuk makrofag dan neutrofil.
3 Aplikasi
Chrysophanol memiliki beberapa kegunaan di berbagai bidang, termasuk kedokteran, pertanian, dan industri kimia. Dalam pengobatan, chrysophanol telah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk infeksi kulit, rematik, sembelit, dan diare. Penelitian terbaru juga menunjukkan aktivitas antikanker, anti-inflamasi, dan antioksidan, menjadikannya kandidat yang menjanjikan untuk mengembangkan obat baru untuk kanker dan penyakit lainnya. Di bidang pertanian, chrysophanol telah menunjukkan potensi sebagai fungisida dan insektisida alami, sehingga mengurangi kebutuhan bahan kimia sintetis yang dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia. Dalam industri kimia, chrysophanol dapat digunakan dalam sintesis turunan antrakuinon lainnya, seperti emodin dan rhein, yang memiliki beragam aplikasi di berbagai industri, termasuk farmasi, tekstil, dan pewarna.
4 Standar Mutu
|
Barang |
Spesifikasi |
Hasil |
|
Isi |
Lebih besar atau sama dengan 98.00 persen |
98,10 persen |
|
Penampilan |
Bubuk Halus kuning kunyit |
Sesuai |
|
Identifikasi |
Spektrum inframerah dari tes tersebut seharusnya konsisten dengan bahan referensi Spektrum inframerah |
Sesuai |
|
Kerugian pada Pengeringan |
Kurang dari atau sama dengan 0,50 persen |
0,17 persen |
|
Abu sulfat |
Kurang dari atau sama dengan 0,20 persen |
00,08 persen |
|
Kromium |
Kurang dari atau sama dengan 10ppm |
Sesuai |
5 Kromatogram

6 Diagram Alir
6.1Tergantung pada pengeringan, penghancuran, pengayakan melalui saringan 40 mesh, dan perendaman bubuk dalam etanol. Bahan yang direndam ditambahkan ke ekstraktor bertekanan sangat tinggi, dan chrysophanol dalam biji cassia diekstraksi menggunakan teknologi aliran bertekanan sangat tinggi dan impinging;
6.2Krisofanol yang diekstraksi dielusi dengan resin adsorpsi makropori menggunakan larutan metanol kloroform dengan perbandingan volume 20:1. Eluen dikumpulkan dan dipekatkan pada tekanan rendah untuk memperoleh konsentrat;
6.3Pisahkan dan murnikan konsentrat menggunakan kromatografi arus berlawanan kecepatan tinggi.
7 Kualifikasi
Setelah bertahun-tahun berproduksi, perusahaan kami telah memperoleh izin produksi yang relevan.

8 Detail paten
Setelah kerja keras bertahun-tahun, Kono Chem Co., Ltd telah memperoleh sejumlah teknologi yang dipatenkan.
Berikut nomor patennya:
CN113527166A
CN112934445A
CN213006706U
CN212731128U
CN212576285U
CN212467595U
CN212467207U
CN112961024A
9 Mitra
Kami memiliki banyak mitra jangka panjang di seluruh dunia.

10 Ulasan Pelanggan
Kami telah menerima banyak pujian di platform lain, dan pelanggan kami sangat lega dengan produk yang dihasilkan oleh perusahaan kami.

11 Lingkungan laboratorium dan pabrik

12 Pameran
Perusahaan kami berpartisipasi dalam berbagai pameran dalam dan luar negeri setiap tahun, dan berkomunikasi dengan pelanggan secara langsung.

Tag populer: bubuk chrysophanol 481-74-3, produsen, pemasok, pabrik, grosir, beli, harga, terbaik, massal, untuk dijual







